BANJARMASIN – Ketersediaan Minyakita di Kota Banjarmasin dipastikan masih dalam kondisi aman. Di saat beberapa daerah sempat mengalami keterbatasan pasokan minyak goreng subsidi tersebut, stok di ibu kota Kalimantan Selatan justru dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Noorsyahdi, mengatakan informasi yang diterima dari Bulog Kalimantan Selatan menunjukkan bahwa persediaan Minyakita diproyeksikan tetap aman hingga sekitar tiga bulan ke depan.
“Alhamdulillah, berdasarkan informasi dari Bulog, pasokan Minyakita dipastikan tersedia dan mencukupi dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Pasokan Minyakita Terus Bertambah Setiap Bulan
Selain stok yang masih mencukupi, Bulog juga secara rutin menyalurkan pasokan baru setiap bulan. Kondisi tersebut membuat ketersediaan Minyakita di Banjarmasin tetap terjaga meski permintaan masyarakat cukup tinggi.
Menurut Noorsyahdi, keseimbangan antara distribusi dan kebutuhan pasar menjadi faktor utama yang membuat potensi kelangkaan dapat dihindari.
Ia optimistis masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan akan terus diperbarui sesuai kebutuhan.
Permintaan Tinggi, Minyakita Jadi Andalan Pasar Murah
Minyakita menjadi salah satu komoditas yang paling banyak dicari masyarakat di Kota Banjarmasin. Selain dijual melalui jaringan distributor dan pedagang, minyak goreng subsidi tersebut juga rutin disediakan dalam kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin.
Program pasar murah dilaksanakan di berbagai wilayah sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah.
“Pasokan Minyakita untuk kegiatan pasar murah berasal dari Bulog dan selama ini kebutuhannya selalu dapat dipenuhi,” jelas Noorsyahdi.
HET Minyakita Tetap Rp15.700 per Liter
Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa pemerintah akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita akibat kenaikan harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) sebagai bahan baku minyak goreng.
Namun, pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan HET dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas harga di pasaran.
Saat ini, HET Minyakita masih ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.
Pedagang Diminta Patuhi Harga Resmi
Disperdagin Kota Banjarmasin mengingatkan seluruh pedagang agar menjual Minyakita sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Apabila ditemukan adanya pelanggaran atau penjualan di atas HET tanpa alasan yang sesuai dengan ketentuan, pemerintah akan mengambil tindakan bersama instansi terkait.
Noorsyahdi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu memberikan teguran hingga sanksi kepada pelaku usaha yang terbukti memainkan harga, terutama untuk komoditas bersubsidi yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Dengan pasokan yang terus mengalir dan pengawasan terhadap distribusi maupun harga, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap masyarakat tetap dapat memperoleh Minyakita dengan harga yang terjangkau dan ketersediaan yang stabil.








Leave a Reply